Peserta Program Keluarga Harapan Kelurahan Molosipat U
Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo
Lingk. III (Tiga)
Kelompok : Tatudi
Ketua : Nining Tahir
Anggota :
1. Nawira Lihawa Jl. Tirtonadi
2. Kartin Suleman Jl. Tirtonadi
3. Iyam Rauf Jl. Tirtonadi
4. Linda Katili Jl. Rusli Datau
5. Santi Usman Jl. Rusli Datau
6. Hadija Iyona Jl. Rusli Datau
7. Samaria Lamkaraka Jl. Rusli Datau
8. Risna Taha Jl. Rusli Datau
9. Rusni Yahya Jl. Rusli Datau
10. Sartin Kasim Jl. Yusuf Hasiru
11. Sumarni Dai Jl. Bina Taruna
12. Nico Yunus Jl. Bina Taruna
13. Osnar Tilola Jl. Bina Taruna
14. Masni Saleh Jl. Bina Taruna
15. Hesti Usman Jl. Bina Taruna
16. Meriyanti Tilola Jl. Bina Taruna
17. Farida Helingo Jl. Bina Taruna
18. Halima Abas Jl. Membramo
19. Roslina Jaba Jl. Membramo
20. Risna Ahmad Jl. Membramo
Minggu, 21 November 2010
Peserta Program Keluarga Harapan
Diposting oleh
maryam
di
02.54
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Senin, 01 November 2010
Sejarah Singkat Kelurahan Molosipat U
A. Pendahuluan
B. Luas Wilayah Kelurahan Molosipat U adalah 103,2 Ha
C. Batas Wilayah
@ Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Bulotadaa
@ Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Dulomo Utara
@ Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Tapa
@ Sebelah Barat berbatasan dengan Sungai Bolango
C. Kepala Desa/Lurah Molosifat U sejak tahun 1923 :
1. KADALA
2. MUHSIN TUA ( 1923 )
3. HURSAN MADIDI ( 1923-1944 )
4. TL. MOMIDU (1944-1974 )
5. SAMSUDIN USMAN ( 1974-1976 )
6. TUNA IDRUS ( 1976 )
7. DAHLAN PAHRUN ( 1976-1986 )
8. OSNAR ABDULLAH ( 1986-1990 )
9. SOEGIMIN ( 1990-1992 )
10. RUDIN LIPUTO ( 1992-1996 )
11. ABD. R. PAHRUN ( 1996 )
12. YUNUS BILONDATU ( 1996-2000 )
13. RUSLI ZAKARIA ( 2000-2003 )
14. YULIN KADIR ( 2003 )
15. YAMIN MOHAMAD, S.Ag ( 2004-2009 )
16. Hi. DJONI DALI ( DESEMBER 2009 s/d Sekarang )
Di jaman dahulu kala Daerah Gorontalo masih di pegang oleh Pemerintahan POPA dan EYATO. Segala persoalan pemerintah semua dalam kekeuasaan Raja, sehingga pada Pemerintahan Gorontalo hanya satu perintahyaitu Perintah Raja. Singkat cerita beberapa tahun kemudian munculnya Raja-raja kecil disepanjang Gorontalo ini sehingga terjadilah pemisahan daerah, yang meliputi daerah Kekuasaan seperti Limboto, Telaga, Gorontalo dan Suwawa.
Syukur Alhamdulillah pembagian wilayah dan kekuasaan ini tidakmenimbulkan satu pergolakan karena setiap Raja telah memahami Filsafat Adat yang sama yaitu Adat Bersendikan Syara', Syara' Bersendikan Kitabullah dengan pengertian, mereka mempunyai tradisi yang sama dan mempunyai ajaran Agama yang sama yaitu Agama Islam. Hal ini merupakan satu ikatan yang sangat kuat sehingga walau bagaimanapun mereka tetap bersaudara.
Syukur Alhamdulillah pembagian wilayah dan kekuasaan ini tidakmenimbulkan satu pergolakan karena setiap Raja telah memahami Filsafat Adat yang sama yaitu Adat Bersendikan Syara', Syara' Bersendikan Kitabullah dengan pengertian, mereka mempunyai tradisi yang sama dan mempunyai ajaran Agama yang sama yaitu Agama Islam. Hal ini merupakan satu ikatan yang sangat kuat sehingga walau bagaimanapun mereka tetap bersaudara.
Sehingga pertengahan tahun 1920-an terjadilah pemisahan daerah-daerah kecil di kawasan Telaga dan sekitarnya sehingga hal ini berdampak juga pada Daerah Gorontalo, maka terjadilah batasan-batasan daerah kekuasaan kecil. Dengan kejadian tersebut diatas maka muncullah cikal bakal Molosifat.
Akhirnya pada Tahun 1923 Molosifat telah mempunyai Pemerintahan sendiri yang pada waktu itu dipegang oleh Kepala Desa yang bernama KADALA. dinamakan Molosipat karena pada saat itu masing-masing penguasa mengklaim merekalah yang menguasai batasan-batasan wilayah atau tanah tersebut.
Akhirnya pada Tahun 1923 Molosifat telah mempunyai Pemerintahan sendiri yang pada waktu itu dipegang oleh Kepala Desa yang bernama KADALA. dinamakan Molosipat karena pada saat itu masing-masing penguasa mengklaim merekalah yang menguasai batasan-batasan wilayah atau tanah tersebut.
Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Molosipat berasal dari kata Sifat yang diambil dari dua pengertian yaitu sifat mencerminkan "Kelakuan" dan sifat yang menurut bahasa artinya "Batas". Munculnya Molosifat ini terjadi karena memperebutkan dua batasan yaitu Batasan Kerajaan Gorontalo dan Kerajaan Hulantalangi, sedangkan disingkat U artinya "Umiyango" dalam pengertian "Bagian Utara", maka jelas bagi kita bahwa Molosifat U adalah "Batasan Tanah Bagian Utara"
B. Luas Wilayah Kelurahan Molosipat U adalah 103,2 Ha
C. Batas Wilayah
@ Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Bulotadaa
@ Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Dulomo Utara
@ Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Tapa
@ Sebelah Barat berbatasan dengan Sungai Bolango
C. Kepala Desa/Lurah Molosifat U sejak tahun 1923 :
1. KADALA
2. MUHSIN TUA ( 1923 )
3. HURSAN MADIDI ( 1923-1944 )
4. TL. MOMIDU (1944-1974 )
5. SAMSUDIN USMAN ( 1974-1976 )
6. TUNA IDRUS ( 1976 )
7. DAHLAN PAHRUN ( 1976-1986 )
8. OSNAR ABDULLAH ( 1986-1990 )
9. SOEGIMIN ( 1990-1992 )
10. RUDIN LIPUTO ( 1992-1996 )
11. ABD. R. PAHRUN ( 1996 )
12. YUNUS BILONDATU ( 1996-2000 )
13. RUSLI ZAKARIA ( 2000-2003 )
14. YULIN KADIR ( 2003 )
15. YAMIN MOHAMAD, S.Ag ( 2004-2009 )
16. Hi. DJONI DALI ( DESEMBER 2009 s/d Sekarang )
Diposting oleh
maryam
di
01.16
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook


